Sekarang episodenya lagi mau bahas tentang tato. Sepanjang pengamatan saya, perkembangan tato di Indonesia tuh pesat banget sejak tahun 2000an. Dulu pas saya masih kecil, masih bisa diitung tuh berapa banyak orang yang keliatan pake tato. Biasanya orang-orang yang pake tato adalah orang-orang gahar dan sangar. Bodi gede, jins belel dan rambut gondrong yang kadang dikuncir atau diurai liar. Enggak. Nggak pake jepit warna pink, ungu atau lilac .Biru muda? masih boleh lah. Dan orang yang pake tato biasanya dihindarin sama masyarakat karena dianggap nggak bener. Saya masih inget waktu pelajaran PKN, guru saya mengidentikkan orang-orang bertato sebagai KORAK atau Kotoran Rakyat atau sampah masyarakat. Diinget-inget lagi,agak ngeri bahasanya buat anak SD. --"
Kalo sekarang, jaman udah beda. Banyak banget orang yang pake tato. Tato sudah dianggap sebagai hal biasa, karya seni, citradiri dan lain-lain. Tato dipakai oleh banyak elemen masyarakat. Mulai dari sopir angkot, buruh pabrik, pengusaha, spg, mbak-mbak warung, pelayan cafe, artis dan sebagainya. Tiap keluar rumah, saya hampir selalu ngeliat orang pake tato. Jadi sekarang tato itu udah ga identik dengan kegaharan lagi. Tato juga bisa menambah tampilan feminin dari seseorang. Dulu tato yang paling banyak saya temui adalah tato naga, harimau, banteng, pokoknya yang ganas dan buas.Sekarang tato yg saya temui lebih macem-macem. Ada tato kupu-kupu, pita, flourish, inisial nama, hingga huruf-huruf asing yang saya ga bisa baca apalagi nerjemahin.
Nah sekarang saya mau bahas dikit gimana sih hukum menato tubuh dalam islam?
وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ اْلأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللهِ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُوْنِ اللهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِيْنًا
“Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata." (An-Nisa`: 119)Dan Rasulullah pun bersabda dalam hadits berikut :
“Allah SWT melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan yang meminta disambungkan, wanita yang mentato dan yang meminta ditatokan.” (HR. Bukhari no. 5933)
Dari dua dalil di atas, maka menato tubuh adalah haram. Ini bukan cuman buat cewek aja lho. Ini berlaku buat semuanya. Cowok atau cewek. Hehe...
Ada lagi yang bilang kalau pake tato, air wudhu nggak akan bisa kena kulit. Kalau yang ini saya kurang tau ya. Hehe.. Soalnya waktu itu temen saya pernah nyanggah soal ini, dia bilangnya kalo tato permanen kan catnya masuk ke dalam kulit. Jadi tetep bisa kena wudhu kan. But anyway, kalo menurut saya, dalil-dalil di atas sudah cukup untuk saya untuk menghindari tato baik naga, kupu-kupu bahkan hello kitty sekalipun. :D
Oh ya, tato juga memperbesar resiko tertular penyakit. Dalam blog ini dipaparkan penyakit-penyakit yang berisiko didapatkan dari menato tubuh :
- HIV / AIDS
- Hepatitis B dan C
- Tetanus
- Abses atau bisul bernanah
- Infeksi kronis
- Migrain
- Gangguan syaraf
- Systemic lupus erythematosus atau penyakit Lupus.
Seram bukan? Nah, yang jelas jika anda mengaku sebagai muslim, terlepas dari efek-efek duniawi tato, anda harus memperhatikan hukum halal atau haramnya tato dari sudut pandang islam. Bagaimanapun, semuanya telah diatur di Alquran dan sunnah. Mungkin ada yang menyanggah, "Ah, gue pake tato sehat sehat aja tuh." Entah ada efeknya atau enggak, kalo udah haram mah harus dijauhi. Nggak perlu nyari-nyari alasan lagi. Iya nggak?